phariyadi's blog

mencari dan memberi yang terbaik

 

SNI 7709-2012 ; Definisi Minyak Goreng Sawit Perlu Koreksi (Tulisan 2 – Habis)

 

SNI 7709-2012 ; Definisi Minyak Goreng Sawit Perlu Koreksi (Tulisan 2 – Habis)

Guna mencapai tujuan menyelesaikan masalah gizi kekurangan vitamin A sesungguhnya tidak perlu menambahkan vitamin A pada minyak sawit.  Dengan kata lain, tidak perlu impor.

Sebenarnya bisa juga menggunakan pro-vitamin A yang secara alami terdapat pada minyak sawit sebagai sumber vitamin A. Jika standar (SNI) menghendaki bahwa minyak goreng sawit mengandung vitamin A setara dengan 45 IU, maka hal ini bisa dicapai dengan dua hal yaitu (i) merubah proses pemurnian, dengan mengatur dan mengendalikan proses pemurnian sehingga tidak semua beta-karoten rusak atau hilang dan menyisakan 27 ppm beta karoten (setara dengan 45 IU vitamin A), atau (ii) menggunakan minyak sawit merah (MSM) sebagai fortifikan (dan bukannya vitamin A impor).

Seperti telah dikemukakan di depan, saat ini telah ditemukan teknologi pemurnian minyak goreng sawit tanpa harus menyebabkan kerusakan/kehilangan beta karoten, sehingga dihasilkanlah minyak sawit merah dengan kandungan beta karoten sekitar 300-400 ppm.

Warna merah inilah yang menjadi kelemahan, walaupun sesunggguhnya juga banyak keunggulan. Dalam hal ini jelas memerlukan proses pendidikan konsumen secara masif.  Namun demikian, MSM juga bisa digunakan sebagai fortifikan yang ditambahkan (dicampurkan) pada minyak goreng sawit biasa, untuk mencapai minyak goreng sawit akhir dengan kandungan setara 45 IU vitamin A atau 27 ppm beta-karoten.

Jelas guna mencapai target minyak goreng sawit dengan kandungan vitamin A setara dengan 45 IU, tidak perlu (tidak harus) dilakukan penambahan vitamin A, tetapi bisa dilakukan penambahan dengan minyak sawit merah.  Namun upaya ini akan terganjal dengan definisi minyak goreng sawit seperti yang tercantum pada SNI 7709-2012 saat ini.  Lagi-lagi karena alasan itulah maka . . .

Selanjutnya dapat anda baca di Majalah InfoSAWIT Edisi Maret 2013 . . . . .

 

 

No Responses to “SNI 7709-2012 ; Definisi Minyak Goreng Sawit Perlu Koreksi (Tulisan 2 – Habis)”

 

Leave a Reply