phariyadi's blog

mencari dan memberi yang terbaik

 

Peran Indonesia dalam Codex untuk Daya Saing Produk Lokal di Pasar Dunia

 

Peran Indonesia dalam Codex untuk Daya Saing Produk Lokal di Pasar Dunia

10 Juli 2017 12:40 WIB

JAKARTA – Menjamin perlindungan masyarakat khususnya keamanan dan mutu produk pangan terus dilakukan Badan POM. “Diharapkan  daya saing produk lokal di pasar dunia dapat ditingkatkan, dan produk impor yang masuk memenuhi persyaratan Indonesia”, ujar Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito dalam sambutannya pada Pertemuan Komite Nasional Codex di Jakarta (07/07).

Pertemuan yang merupakan kali ke-dua diselenggarakan Badan POM ini bertujuan untuk menetapkan kebijakan yang bersifat makro dalam pengembangan penanganan Codex Indonesia serta penetapan posisi Indonesia dalam sidang Codex.

“Indonesia sebagai salah satu anggota Codex Alimentarius Commision (CAC) sangat berkepentingan terhadap keputusan yang dikeluarkan oleh sidang-sidang Codex, karena segala keputusan yang dikeluarkan mencakup kepentingan internasional baik terkait perdagangan maupun perlindungan kesehatan konsumen”, jelas Kepala Badan POM.

Codex merupakan badan antar pemerintah yang bertugas melaksanakan program standar pangan FAO/WHO. Forum ini dibentuk untuk melindungi kesehatan konsumen, menjamin praktik yang jujur dalam perdagangan pangan internasional, serta mempromosikan koordinasi pekerjaan standardisasi pangan yang dilakukan oleh organisasi internasional lain.

“Saya berharap pertemuan ini dapat meningkatkan peran aktif Indonesia dalam forum-forum Codex Internasional untuk penyusunan standar dan pedoman Codex”, tegas Kepala Badan POM pada acara yang dihadiri oleh Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc; Deputi Bidang Penerapan Standar dan Akreditasi BSN, Drs. Kukuh Syaefudin Achmad M.Sc; PT Mbrio Biotekindo, Prof. Dr. F.G. Winarno; Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof.Dr. Purwiyatno Hariyadi; Gabungan Asosiasi dan YLKI tersebut.

Codex menetapkan teks-teks yang terdiri dari standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lainnya yang mencakup bidang komoditi pangan, kententuan bahan tambahan dan kontaminan pangan, batas maksimum residu pestisida dan residu obat hewan, prosedur sertifikasi dan inspeksi, serta metoda analisa dan sampling.

Beberapa komoditi pangan yang saat ini dicakup oleh Codex adalah minyak dan lemak, ikan dan produk perikanan, buah dan sayuran segar, buah dan sayuran olahan, jus buah dan sayuran, susu dan produk susu, gula, produk kakao dan cokelat, produk turunan dari sereal, dan lain-lain. (HM-Grace)

Source:

http://www.pom.go.id/new/view/more/berita/13293/Peran-Indonesia-dalam-Codex-untuk-Daya-Saing-Produk-Lokal-di-Pasar-Dunia.html

 

No Responses to “Peran Indonesia dalam Codex untuk Daya Saing Produk Lokal di Pasar Dunia”

 

Leave a Reply