phariyadi's blog

mencari dan memberi yang terbaik

 

 
FRI VOL XII/09 2017
 02092017-Screen-Shot-2017-09-02-at-9.36.49-AM

Ingredient Matters

Industri pangan adalah industri yang harus selalu berusaha memenuhi tuntutan konsumen yang berkaitan dengan keamanan, gizi dan kesehatan. Di lain pihak, konsumen juga menuntut pangan yang cepat, mudah dan praktis. Itulah tantangan yang harus dihadapi oleh industri pangan; bagaimana mampu menawarkan produk yang aman, berperan meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat, tetapi tetap harus menarik dan enak untuk dikonsumsi.

Umumnya; ada dua pendekatan untuk menformulasikan produk pangan yang lebih menyehatkan. Pendekatan pertama adalah mengurangi atau menghilangkan bahan dan ingridien yang dianggap menjadi penyebab permasalahan kesehatan (ingredients of public health concern) seperti gula, garam, dan lemak atau kalori. Pendekatan kedua adalah menambahkan bahan atau ingridien yang memberikan manfaat gizi dan kesehatan. Tetapi –sekali lagi- produk pangan yang dihasilkan tetap harus menarik dan enak untuk dikonsumi.

Dalam mengembangkan dan memproduksi produk pangan sesuai tuntutan konsumen dalam hal keamanan, gizi, kesehatan, rasa dan kepraktisan, industri pangan memerlukan ingridien yang tepat untuk pengembangan produknya. Saat memilih ingridien, jelas sangat penting untuk mempertimbangkan pengaruhnya terhadap keamanan, gizi, kesehatan, rasa dan kepraktisan produk pangan yang dihasilkan. Tidak hanya itu, industri juga harus mempertimbangkan bagaimana perubahan yang terjadi pada ingridien tersebut selama proses pengolahan, penanganan, distribusi dan tahap penyajian di rumah tangga, sampai akhirnya dikonsumsi oleh konsumen.

Itulah tantangan industri pangan. Itu pulalah tantangan industri ingridien pangan. Ingredient matters. Dan itu pulalah yang mendorong aneka inovasi ingridien pangan saat ini, termasuk eksplorasi ingridien- ingridien baru.

Semoga sajian FOODREVIEW INDONESIA kali ini dapat berkontribusi bagi peningkatan daya saing produk dan industri (ingridien) pangan Indonesia.

Selamat membaca,
Prof. Purwiyatno Hariyadi
phariyadi.staff.ipb.ac.id

 

No Responses to “”

 

Leave a Reply