phariyadi's blog

mencari dan memberi yang terbaik

 

Exploring Traditional Functional Ingredients

 
FRI Vol XIII/03 2018
01032018-Screen-Shot-2018-03-01-at-16.43.24
Exploring Traditional Functional Ingredients

Indonesia dikenal kaya dengan aneka rempah-rempah. Indonesia juga sangat kaya akan tradisi penggunaan aneka rempah-rempah dalam produk pangan (dan minuman) dan obat-obatan (termasuk jamu). Aneka bumbu dan sambal (kondimen) tradisional banyak berkembang menjadi kekhasan daerah. Aneka jamu yang berkembang di berbagai daerah juga menunjukkan telah diidenti kasi (secara empiris) adanya khasiat pada aneka ingridien yang digunakannya. Bahkan, aneka ramuan jamu siap minum–beras kencur, kunir asam, dan lain sebagainya- sebenarnya merupakan tradisi dan kekayaan khas Indonesia yang berpotensi dikembangkan sebagai pangan –khususnya- minuman fungsional.

Bagaimana mengembangkan aneka pangan tradisional tersebut menjadi pangan fungsional? Bagaimana mengembangkan berbagai ingridien tradisional tersebut menjadi ingridien fungsional? Itulah tantangannya. Perlu upaya sistimatis untuk mengeksplorasi, mengidenti kasi dan memetakan aneka potensi fungsional ingridien lokal tradisional tersebut. Exploring Traditional Functional Ingredients.

Selain itu, diperlukan juga upaya penelitian untuk mengidenti kasi dan mengkarakterisasi senyawa bioaktif aneka produk tradisional fungsional tersebut. Misalnya, bagaimana dengan bahan secang yang mengandung senyawa brazilin dapat berfungsi sebagai antioksidan, antidiare dan antibakteri? Begitu pula dengan kunyit atau temulawak yang mengandung kurkumin dan komponen fenolik yang berperan sebagai antihepatoksik, antikolesterol, antikanker, dan antimutagenik. Masih banyak lagi produk minuman tradisional yang bisa dikembangkan oleh industri sebagai minuman fungsional.

Foodreview Indonesia edisi ini secara khusus membahas beberapa topik tentang pangan fungsional seperti prospek pengembangan prebiotik dan probiotik, serta minuman tradisional; potensi antioksidan dalam ingridien lokal, misalnya karotenoid dalam cabai merah, antosianin dalam beras hitam, serta topik relevan lainnya seperti regulasi dan aspek keamanan pangan.

Semoga informasi yang kami sajikan dapat bermanfaat dalam meningkatkan daya saing produk dan industri pangan Indonesia.

Purwiyatno Hariyadi
phariyadi.staff.ipb.ac.id

 

No Responses to “Exploring Traditional Functional Ingredients”

 

Leave a Reply