phariyadi's blog

mencari dan memberi yang terbaik

 

Tantangan Keberlanjutan Industri Bakeri 2020

 

Tantangan Keberlanjutan Industri Bakeri 2020

06012020-Screen-Shot-2020-01-06-at-3.56.12-PM

Pangan selalu berhubungan dengan keberlanjutan; khususnya keberlanjutan kehidupan. Tidak akan ada kehidupan jika tidak ada pangan. Manusia pun semakin mempunyai kesadaran tentang hubungan penting antara pangan – dan makan (sebagai tindakan individu) – dengan banyak aspek kehidupan manusia lainnya. Kegiatan makan tidak hanya terkait dan dipengaruhi oleh aspek kesehatan, tetapi juga oleh, antara lain, kenikmatan, kesenangan, lingkungan sosial-budaya, iman (agama), gaya hidup, kinerja yang diharapkan tertentu dan aspek keberlanjutan. Aspek yang terakhir ini, aspek keberlanjutan, merupakan aspek yang sangat penting dan menjadi perhatian global. Oleh karena itu, tantangannya adalah bahwa industri pangan harus memperhatikan multi-faktor ini dalam hal memberikan pilihan produk pangan bagi konsumennya; baik untuk konsumen yang sekarang maupun untuk konsumen yang akan datang.

Memastikan pasokan pangan secara berkelanjutan untuk populasi dunia yang tumbuh cepat jelas bukan tantangan yang ringan. Diperkirakan bahwa pada tahun 2050 populasi Indonesia akan menembus angka 300 juta orang; dari angka sekitar 266 juta orang pada tahun 2019. Produksi pangan jelas perlu ditingkatkan. Tantangan ini menjadi lebih berat lagi mengingat bahwa ketersediaan lahan yang menyempit, serta air dan energi yang juga semakin terbatas. Belum lagi tantangan yang berkaitan dengan persyaratan gizi untuk mendukung kesehatan yang baik.
Semua tantangan ini perlu disadari oleh semua insan pangan Indonesia; sehingga dalam setiap langkah inovasinya dapat mengupayakan solusi keberlanjutan. Salah satu tantangan itu juga tergambarkan dengan perkembangan produk dan industri bakeri. Produk bakeri telah lama menjadi produk pangan yang dikenal konsumen. Namun, seiring dengan isu keberlanjutan, maka pengembangan produk bakeri tentu perlu mengikuti tren gizi dan kesehatan, ketersediaan bahan baku, yang terajut dengan jaringan sosial budaya dan ekonomi masyarakat.

Foodreview Indonesia edisi kali ini membahas inspirasi dalam berinovasi, khususnya yang berkaitan dengan aspek keberlanjutan industri pangan; khususnya lagi untuk produk dan industri bakeri.
Semoga informasi yang kami sajikan dapat bermanfaat dalam meningkatkan daya saing produk dan industri pangan Indonesia.
Selamat Tahun Baru 2020.

Purwiyatno Hariyadi
Phariyadi.staff.ipb.ac.id

 

No Responses to “Tantangan Keberlanjutan Industri Bakeri 2020”

 

Leave a Reply